KPK Terima 632 Pengaduan Korupsi di Riau, Pejabat Diminta Hati-Hati

Image
Thursday, 03 December 2015 | 00:58:52 WIB 633

PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap 14 gubernur, 48 bupati/walikota, 81 anggota DPRD dan 118 pejabat eselon I, II dan III di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali gubernur, anggota DPRD dan pejabat di Provinsi Riau.

"Kita tidak ingin ke depan hal seperti ini terus terjadi. Untuk itu, KPK mulai fokus kepada pengawasan, monitoring dan supervisi," ujar Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zulkarnain dalam pemaparannya di semiloka di Pekanbaru, Riau, Rabu (2/12/2015).

Sebelumnya, dikatakan Zulkarnain, KPK sudah berulang kali mengingatkan pejabat dan kepala daerah di Provinsi Riau untuk berhati-hati dalam menjalankan APBD.Namun peringatan tersebut ternyata seperti diabaikan.

"Saya sudah pernah ingatkan tapi kelihatannya tidak juga menjadi perhatian," katanya di hadapan seluruh Bupati dan Walikota serta seluruh Satker dan Forkompinda di Riau.

Dalam pemaparannya, sejak tahun 2013 hingga November 2015, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) sudah menerima sebanyak 632 pengaduan dugaan korupsi dari Riau.

"Angka 632 itu bukan angka yang kecil. Itu jumlah yang cukup besar," ujar Zulkarnain.

Menurutnya, pengaduan dugaan korupsi tersebut pada umumnya dilakukan oleh pejabat publik yang ada di Riau.(***)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...
Post
Adv Pemprov Riau
Post
Nasional

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru

1 tahun yang lalu 900

Kualitas Agama Kunci Cegah HIV AIDS

1 tahun yang lalu 1049
Post
Riau

Poligami? Jangan Asal Mau Saja!

1 tahun yang lalu 826
Post
Nasional
Post
Nasional

Wawancara Khusus: Prabowo Subianto

2 tahun yang lalu 885
Post
Nasional

Indonesia Siap Menghadapi MEA 2016

2 tahun yang lalu 2876